Fuzhou, Fujian Province

Fuzhou National Forest Park

福州国家森林公园Taman & bunga · Hiking · Alam

Taman Hutan Nasional Fuzhou memiliki banyak spesies pohon langka dari dalam dan luar negeri, seperti Metasequoia (水杉), “fosil hidup” yang pernah menggemparkan dunia karena satu helai daunnya bisa dit…

Fuzhou National Forest Park, Fuzhou

Fakta utama

Tiket masuk
Gratis
Cara menuju
Dekat Halte Bus Hutan Nasional
Peringkat buku panduan
4 / 5

Dari China Self Guided Travel 2025, halaman 1508. Buka di Google Maps

Tentang Fuzhou National Forest Park

Taman Hutan Nasional Fuzhou memiliki banyak spesies pohon langka dari dalam dan luar negeri, seperti Metasequoia (水杉), “fosil hidup” yang pernah menggemparkan dunia karena satu helai daunnya bisa ditukar dengan 5 ton baja; Davidia (珙桐), yang terkenal sebagai “pohon merpati Tiongkok”; Parashorea (望天树), “raksasa hutan”; serta Camellia (金茶花), “ratu teh”. Di dalam taman terdapat beberapa jalur hiking yang memungkinkan pengunjung menikmati air jernih, pegunungan hijau, air terjun, batu-batu unik, serta pohon beringin tua dan prasasti batu.

Selengkapnya dari buku panduan

Satu kalimat rekomendasi

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa harga tiket Fuzhou National Forest Park?

Tiket masuk Fuzhou National Forest Park adalah Gratis, sesuai yang tercantum di buku panduan 2025. Harga bisa berubah; periksa saluran resmi sebelum berangkat.

Bagaimana cara menuju Fuzhou National Forest Park?

Dekat Halte Bus Hutan Nasional

Di mana Fuzhou National Forest Park?

Fuzhou National Forest Park terletak di Fuzhou, Fujian Province, di wilayah Tiongkok Timur China. Kecamatan Xindian, Jembatan Shangchi, Distrik Jin'an, Kota Fuzhou

Tempat lain di Fuzhou

Gushan Mountain

Sejak lama beredar ungkapan “Qishan di kanan, Gushan di kiri, dua keajaiban Fujian”. Kuil Yongquan yang dibangun mengikuti kontur gunung memiliki tata letak yang unik. Orang-orang menyebutnya “Masuk gunung tak terlihat kuil, masuk kuil tak terlihat gunung”. Sejak Dinasti Song hingga kini, tempat ini tetap menjadi destinasi wisata favorit.

¥40 (termasuk Kawasan Pemandangan Gushan dan Kuil Yongquan; hanya mendaki Gushan tidak memerlukan tiket). Kereta gantung Gushan sekali jalan ¥50, pulang-pergi ¥70, langsung menuju dek pandang yang menghadap seluruh kota Fuzhou. Pemandangan Delapan Belas Gua (十八洞) di dekat dek pandang memerlukan tambahan tiket masuk ¥10 · 2–3 jam

Three Lanes and Seven Alleys (Sanfang Qixiang)

Mantan Kepala Administrasi Warisan Budaya Negara Tiongkok, Shan Jixiang, pernah memberikan penilaian ini: “Sepotong Sanfang Qixiang, setengah sejarah modern Tiongkok.” “Sanfang Qixiang” adalah kawasan permukiman bangunan tua di pusat kota, yang merupakan sebutan umum untuk sepuluh gang dan lorong. “Sanfang” terdiri dari Fang Yijin, Fang Wenru, dan Fang Guanglu; “Qixiang” terdiri dari Gang Yangqiao, Gang Langguan, Gang Ta, Gang Huang, Gang Anmin, Gang Gong, dan Gang Jibi. Karena gaya arsitekturnya mencerminkan dengan utuh ciri khas kota kuno Min-Yue, kawasan ini menjadi tujuan wajib saat berwisata ke Fuzhou. Gang Langguan adalah yang paling layak dikunjungi. Sanfang Qixiang bisa dibandingkan dengan Qianmen Dajie (前门大街) di Beijing atau Alun-alun Wushan di Hangzhou.

Perlu reservasi untuk masuk. Beberapa objek wisata dikenakan biaya tersendiri: Kediaman Yan Fu ¥15, Gedung Kuning Kecil (Xiaohuanglou) ¥20, Panggung Shuixie ¥20; tiket gabungan ketiganya ¥55 · 2–4 jam

Qingyunshan Mountain

Terletak di wilayah Kabupaten Yongtai, Kota Fuzhou, namanya berasal dari puncak-puncaknya yang menjulang tiba-tiba dari tanah hingga berdiri di tengah awan. Gunungnya tinggi dan hutannya lebat, awan dan kabut berarak, batuannya aneh, guanya misterius, dan mata airnya hijau jernih. Sumber daya flora dan faunanya kaya, termasuk spesies langka seperti pohon paku (桫椤), rusa antelop, dan monyet makak. Danau Langit Yunding (云顶天池) di puncak Qingyunshan adalah titik tertinggi kawasan ini, berupa kolam air berbentuk elips yang terbentuk dari letusan gunung berapi purba. Di sekitar danau terbentang padang rumput pegunungan yang sangat luas, dengan lereng yang landai dan pemandangan yang indah, sangat cocok untuk fotografi.

Kawasan Air Terjun Qinglong (青龙瀑布) ¥35; Kawasan Air Terjun Jiutian dan Istana Tirai Air (九天瀑布水帘宫) ¥32; Kawasan Ngarai Baima (白马峡谷) ¥32; Kawasan Koridor Batu Yuntian (云天石廊) ¥25; Kawasan Lembah Cyathea (刺桫椤神谷) ¥27 · 1 hari

Mawei

Terletak di tepi utara hilir Sungai Min, Mawei adalah pelabuhan militer dan perdagangan penting di Provinsi Fujian serta pintu gerbang air Fuzhou. Konon ada sebongkah batu di sini yang bentuknya seperti kuda, dengan kepala menghadap Pagoda Luoxing dan ekor menghadap kota, karena itu dinamakan Mawei (马尾, “ekor kuda”). Ada banyak tempat yang layak dikunjungi: Pagoda Luoxing (罗星塔), pagoda kuno berusia seribu tahun yang berdiri di tepi sungai, menjadi penanda gerbang Sungai Min dan dijuluki “Pagoda Tiongkok”; Kawasan Wisata Kaki Vajra (金刚腿), salah satu dari Tujuh Pemandangan Sungai Min; serta benteng meriam kuno di sepanjang tepi sungai. Medan perang masa lalu kini tak lagi diselimuti asap mesiu. Pengunjung dapat berziarah ke Kuil Zhaozhong (昭忠祠) untuk mengenang para pahlawan yang gugur, sekaligus mampir ke Kuil Qingzhi (青芝寺) di dekatnya.

1 hari

Baishuiyang

Daya tarik paling khas di antara lima kawasan wisata Yuanyang Creek. Karena bentuk geologi dan morfologinya yang istimewa, tempat ini dijuluki “pemandangan terbaik di bawah langit, teka-teki alam semesta”. Di sini terdapat hamparan air dangkal berpasir terbesar di dunia; airnya hanya setinggi mata kaki dan berkilau memantulkan cahaya. Tempat ini juga merupakan satu-satunya suaka alam monyet Yuanyang di dunia.

Tiket masuk + tiket kereta wisata ¥70; paket Baishuiyang–Yuanyang Creek ¥90 (termasuk kereta wisata Baishuiyang) · 1 hari

Meizhou Island

Pulau Meizhou terkenal sebagai tanah kelahiran Mazu (妈祖). Hutan yang rimbun, banyak teluk, dan pantai berkualitas bukanlah alasan utama ramainya pengunjung. Di tengah laut yang luas, burung camar beterbang dan perahu-perahu berlayar. Dalam benak para nelayan, Pulau Meizhou dan Mazu menempati kedudukan yang sangat tinggi. Setiap tanggal 23 bulan ketiga kalender lunar (ulang tahun Mazu) dan tanggal 9 bulan kesembilan (hari wafat Mazu), kuil dipadati lautan manusia dan asap dupa. Di belakang kuil terdapat ukiran batu bertuliskan “Jejak Naik ke Langit” (升天古迹) dan “Menatap Gelombang” (观澜).

Masuk pulau ¥65; kapal penumpang ¥10; kapal pesiar ¥14