Dianshan Lake
Danau Dianshan terhubung dengan Danau Tai di barat dan Sungai Huangpu di timur. Airnya jernih bagaikan cermin, menghadirkan panorama khas Jiangnan.…

Dianshan Lake, Shanghai · fish4fish · CC BY-SA 3.0 · Wikimedia Commons
Fakta utama
- Tiket masuk
- Gratis
- Jam buka
- Buka sepanjang hari
- Waktu yang dibutuhkan
- 3-4 jam
- Cara menuju
- Terletak di perbatasan Distrik Qingpu, Shanghai dengan Kunshan, Jiangsu; naik Metro Line 17 ke Stasiun Dongfang Lüzhou, lalu pindah bus atau naik taksi
- Peringkat buku panduan
- 4 / 5
Dari China Self Guided Travel 2025, halaman 988. Buka di Google Maps
Tentang Dianshan Lake
Danau Dianshan terhubung dengan Danau Tai di barat dan Sungai Huangpu di timur. Airnya jernih bagaikan cermin, menghadirkan panorama khas Jiangnan.
Di bagian timur kawasan wisata terdapat "Fajar Musim Semi di Tanggul Willow", dengan tanggul yang dihiasi pohon willow hijau dan bunga merah, sementara di luarnya terbentang air biru yang luas. Di bagian barat terdapat "Pesona Kuno Kota Batu", yang memiliki pagoda bergaya kuno serta Taman Grand View Shanghai, replika dari "Mimpi di Paviliun Merah". Selain keindahan alamnya, kawasan ini juga menyimpan banyak peninggalan bersejarah.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa harga tiket Dianshan Lake?
Tiket masuk Dianshan Lake adalah Gratis, sesuai yang tercantum di buku panduan 2025. Harga bisa berubah; periksa saluran resmi sebelum berangkat.
Jam berapa Dianshan Lake buka?
Dianshan Lake buka Buka sepanjang hari.
Bagaimana cara menuju Dianshan Lake?
Terletak di perbatasan Distrik Qingpu, Shanghai dengan Kunshan, Jiangsu; naik Metro Line 17 ke Stasiun Dongfang Lüzhou, lalu pindah bus atau naik taksi
Berapa lama sebaiknya saya berada di Dianshan Lake?
Sediakan waktu 3-4 jam untuk Dianshan Lake.
Di mana Dianshan Lake?
Dianshan Lake terletak di Shanghai, Shanghai Municipality, di wilayah Tiongkok Timur China. Bagian barat Distrik Qingpu, berbatasan dengan Provinsi Jiangsu
Tempat lain di Shanghai

Jiading Ancient Town
Kota kuno berusia lebih dari 780 tahun ini masih menyimpan berbagai peninggalan seperti menara, kuil, biara, dan pohon-pohon tua, tetapi tujuan yang paling ramai dikunjungi adalah Jalan Tua Zhouqiao. Berjarak sekitar 500 meter dari Pagoda Fahua, di sumbu tengah yang sama, Kuil Konfusius, Kolam Huilong, dan Bukit Yingkui berdiri tak jauh dari Jalan Tua Zhouqiao dan membentuk kawasan wisata lain yang unik. Khususnya Kuil Konfusius, yang layak disebut “yang terbaik di Wuzhong”.
Gratis · 3-5 jam

Zhujiajiao Ancient Town
Kota kuno bergaya Jiangnan di air yang paling terpelihara di sekitar Shanghai. Jaringan sungai dan danau, sejarah ribuan tahun, situs bersejarah, dan kekayaan budayanya membentuk karakter Zhujiajiao. Tempat ini lebih sedikit diwarnai komersialisasi, sehingga terasa lebih segar dan alami.
Gratis; tur adat dan budaya ¥30; tur wisata sejarah Xin Shuixiang ¥60 · 3-5 jam

Old City God Temple
Tempat untuk merasakan budaya rakyat Shanghai lama dalam waktu singkat. Kuil Kota Lama Chenghuang seperti pasar kuil yang tak pernah berhenti. Hampir semua yang Anda cari di pasar kuil lain ada di sini, dan yang paling terkenal tentu saja jajanan serta kerajinan tangannya. Kuil Kota Chenghuang dibangun pada masa Dinasti Ming era Yongle. Kuil yang berkali-kali hancur lalu dibangun kembali ini dibangun ulang pada 1926 dan direnovasi besar-besaran pada 1990-an, menjadi kompleks bangunan bergaya kuno sekaligus pusat perbelanjaan. Meski wajah barunya kehilangan sedikit suasana kawasan kota lama, pengunjung tetap berdatangan tanpa henti, menandakan daya tarik kuil ini. Ungkapan “Kuil lama, emas kuno, membawa keberuntungan untukmu” juga sudah dikenal luas.
Gratis · 1–3 jam

Shanghai Museum
Koleksi dan arsitekturnya bertaraf kelas dunia. Fokus koleksi, pameran, dan penelitiannya adalah seni kuno Tiongkok, dengan upaya menampilkan sejarah perkembangan lengkap setiap cabang seni. Kelengkapan sistemnya, kekayaan koleksinya, dan kualitas karyanya sangat termasyhur di dalam maupun luar negeri. Museum yang pindah ke sini pada 1995 ini memiliki desain yang khas, mengusung konsep arsitektur tradisional Tiongkok “langit bulat, bumi persegi” (天圆地方). Seluruh bentuknya menyerupai bejana perunggu kuno yang khidmat dan bersahaja. Museum Shanghai menyimpan hampir separuh seni kuno Tiongkok. Ruang pamerannya tidak berlebihan, namun mampu membuat pengunjung terpukau oleh sejarah Tiongkok.
Gratis, namun beberapa pameran khusus menerapkan sistem tiket dengan harga bervariasi · Lebih dari 3 jam

Chongming Island
Pulau Chongming yang indah terletak di Delta Sungai Yangtze dan merupakan pulau pasir terbesar di dunia. Pepohonannya rindang, air jernih, dan langitnya bersih, menjadikannya pilihan ideal untuk wisata pinggiran Shanghai. Selain pemandangan alam yang nyaman, pulau ini juga memiliki banyak situs sejarah dan budaya, seperti Taman Yingzhou yang harum oleh bunga, Taman Dan di Kota Chengqiao yang berarsitektur klasik, serta Kuil Konfusius (Xuegong). Yang menarik, Pulau Chongming juga dikenal sebagai "Pulau Kepiting", karena lubang kepiting tersebar di seluruh pantainya hingga pasirnya "berlubang seribu".
Gratis · 1-2 hari

Fengjing Ancient Town
Kota Kuno Fengjing dikelilingi jaringan sungai dan kanal, dengan banyak jembatan di dalam kawasan kota. Kota ini dikenal dengan ungkapan “tiga langkah, dua jembatan; sekali pandang, sepuluh kanal”. Di Desa Zhonghong, kecamatan Fengjing, Anda dapat melihat langsung tempat asal lukisan petani Jinshan, serta menyaksikan para petani melukis dan membingkai karya mereka di rumah.
¥50 · 3-5 jam