Yulong River
Sungai Yulong dijuluki “Li Kecil” (小漓江). Kesan yang paling dalam bagi pengunjung adalah kata “sunyi”, seolah setiap gerak-gerik kita mengusik keindahan di sekitar.…

Yulong River, Yangshuo · Zhangzhugang · CC BY-SA 3.0 · Wikimedia Commons
Fakta utama
- Tiket masuk
- Tiket dihitung per segmen, ¥45~358
- Waktu yang dibutuhkan
- 2~5 jam
- Cara menuju
- Dari Yangshuo naik bus menuju Guilin dan turun di Kota Baisha (白沙镇), lalu naik becak roda tiga ke Jembatan Yulong dengan ¥2; dari Terminal Bus Yangshuo naik minibus menuju Jinbao dan turun di Jembatan Jinlong
- Peringkat buku panduan
- 4 / 5
Dari China Self Guided Travel 2025, halaman 2443. Buka di Google Maps
Tentang Yulong River
Sungai Yulong dijuluki “Li Kecil” (小漓江). Kesan yang paling dalam bagi pengunjung adalah kata “sunyi”, seolah setiap gerak-gerik kita mengusik keindahan di sekitar. Berbeda dengan arung jeram di Sungai Li, rakit bambu di sini tidak bermotor dan sepenuhnya didayung dengan tenaga manusia; pengunjungnya pun lebih sedikit dibanding Sungai Li, sehingga pengalaman arung jeram yang autentik ini bebas dari banyak nuansa komersial. Berbeda pula dengan sensasi menegangkan di Sungai Longjing, di sini yang dicari adalah ketenangan dan kedamaian, jauh dari hiruk-pikuk.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa harga tiket Yulong River?
Tiket masuk Yulong River adalah Tiket dihitung per segmen, ¥45~358, sesuai yang tercantum di buku panduan 2025. Harga bisa berubah; periksa saluran resmi sebelum berangkat.
Bagaimana cara menuju Yulong River?
Dari Yangshuo naik bus menuju Guilin dan turun di Kota Baisha (白沙镇), lalu naik becak roda tiga ke Jembatan Yulong dengan ¥2; dari Terminal Bus Yangshuo naik minibus menuju Jinbao dan turun di Jembatan Jinlong
Berapa lama sebaiknya saya berada di Yulong River?
Sediakan waktu 2~5 jam untuk Yulong River.
Di mana Yulong River?
Yulong River terletak di Yangshuo, Guangxi Zhuang Autonomous Region, di wilayah Tiongkok Selatan China.
Tempat lain di Yangshuo

Impression Liu Sanjie
Pertunjukan panggung alam nyata “Impression Liu Sanjie” (《印象·刘三姐》) merupakan proyek inti Kawasan Wisata “Jinxiu Lijiang·Liu Sanjie” di Yangshuo. Disutradarai oleh sutradara ternama Tiongkok Zhang Yimou, pertunjukan ini memadukan keindahan Sungai Li, budaya etnis minoritas Guangxi, dan karya terbaik para seniman elite Tiongkok. Ini adalah pertunjukan panggung alam nyata pertama di Tiongkok dengan konsep yang sepenuhnya baru.
¥278–¥888 · 1~2 jam
Longjing River Rafting
Arung jeram ini cocok bagi anak muda dan terkenal karena sensasinya yang menegangkan, dijuluki “Arung Jeram Pemberani Nomor Satu di Dunia”. Ada sekitar lima penurunan curam yang sangat mendebarkan, hampir vertikal; perahu karet dan penumpangnya meluncur turun, lebih tepat disebut terjun daripada arung jeram, dan kadang bahkan ada risiko perahu terbalik. Karena sepenuhnya basah kuyup, arung jeram ini hanya cocok dimainkan di musim panas.
¥228 (termasuk tiket bus khusus Yangshuo) · 2~4 jam
West Street (Xijie)
Xijie tidak besar, hanya jalan pejalan kaki berlapis batu sepanjang 200 meter, namun tempat kecil ini terkenal di seluruh dunia. Di Xijie, wisatawan asing ada di mana-mana, sehingga banyak kesempatan untuk melatih kemampuan mendengar bahasa Inggris. Yang paling terkenal di Xijie adalah bar-barnya, yang penuh dengan nuansa eksotis. Ada pula yang merasa tempat ini terlalu ramai dan komersialisasinya berkembang terlalu pesat—pendapat orang tentu berbeda-beda.
1~3 jam
Ten-Mile Gallery
Dari pusat kota Yangshuo menyusuri Jalan Guilin–Lipu ke selatan hingga tepi Sungai Tianjia, pemandangan sepanjang jalan sangat indah dan lanskap pedesaannya bagaikan puisi dan lukisan; orang menyebutnya “Galeri Sepuluh Mil”. Banyak objek wisata berjajar di sepanjang jalur ini, seperti Pohon Beringin Besar, Gunung Bulan, dan Mata Air Kupu-kupu, menjadikannya tempat wajib dikunjungi di Yangshuo. Sebagian besar wisatawan memilih menyewa sepeda untuk menjelajah, dan pemandangannya dijamin tidak akan mengecewakan.
Gratis; tiket masuk setiap objek wisata di sepanjang jalur dibeli terpisah · 2 jam
Giant Banyan Tree
Ini adalah lokasi syuting film Liu Sanjie, dan terkenal karena pohon beringin berusia seribu tahun yang tumbuh di sini. Pohon raksasa ini setinggi 17 meter dan berusia sekitar 1.500 tahun. Akarnya saling membelit, membentuk 'hutan dari satu pohon', dan menjulang seperti awan jamur raksasa.
Tiket gabungan Pohon Beringin Raksasa dan Bukit Bulan ¥26 · 1~2 jam
Huangyao Ancient Town
Ini adalah lokasi syuting film Tea Is Thick in the Hometown. Kota ini memiliki 'enam banyak': banyak gua dan perbukitan air, banyak paviliun dan menara, banyak kuil dan biara, banyak kuil leluhur, banyak pohon tua, serta banyak kutipan syair dan papan nama. Seluruh jalan dilapisi batu tulis hitam, dan bangunan kota disusun mengikuti pola delapan trigram dan sembilan istana. Rumah-rumahnya umumnya berstruktur bata dan genteng dengan dua lantai, dan arsitekturnya indah serta dibuat dengan keterampilan tinggi. Objek wajib kunjung antara lain Jalan Batu Kota, Jembatan Dailong, Kompleks Keluarga Guo, Pohon Cakar Naga, dan Sumur Kuno Dewa.
¥88 · 0,5~1 hari