Wuhou Shrine
Kuil Wuhou adalah tempat Zhuge Liang “bertani dengan tangannya sendiri di Nanyang” dan tempat untuk memperingati Zhuge Liang sepanjang sejarah. Saat melihat bangunan kuil yang kuno dan anggun,…
Wuhou Shrine, Northern and Southern Henan
Fakta utama
- Tiket masuk
- ¥60
- Jam buka
- 08:30-18:00
- Waktu yang dibutuhkan
- 3–4 jam
- Cara menuju
- Dekat Kuil Wuhou (halte bus)
- Peringkat buku panduan
- 3 / 5
Dari China Self Guided Travel 2025, halaman 2144. Buka di Google Maps
Tentang Wuhou Shrine
Kuil Wuhou adalah tempat Zhuge Liang “bertani dengan tangannya sendiri di Nanyang” dan tempat untuk memperingati Zhuge Liang sepanjang sejarah. Saat melihat bangunan kuil yang kuno dan anggun, lalu membacakan 《出师表》 karya Zhuge Liang, “Hamba semula hanyalah rakyat jelata, bertani dengan tangan sendiri di Nanyang”, Anda pasti akan merasakan sesuatu yang luar biasa. Kuil Sangu di sini dibangun berdasarkan kisah “Tiga Kali Mengunjungi Pondok Jerami”. Memahami riwayat hidup Zhuge Liang sebelum berkunjung akan membuat kunjungan Anda lebih menarik.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa harga tiket Wuhou Shrine?
Tiket masuk Wuhou Shrine adalah ¥60, sesuai yang tercantum di buku panduan 2025. Harga bisa berubah; periksa saluran resmi sebelum berangkat.
Jam berapa Wuhou Shrine buka?
Wuhou Shrine buka 08:30-18:00.
Bagaimana cara menuju Wuhou Shrine?
Dekat Kuil Wuhou (halte bus)
Berapa lama sebaiknya saya berada di Wuhou Shrine?
Sediakan waktu 3–4 jam untuk Wuhou Shrine.
Di mana Wuhou Shrine?
Wuhou Shrine terletak di Northern and Southern Henan, Henan Province, di wilayah Tiongkok Tengah China. Persimpangan Jalan Wolong dan Jalan Chezhan Selatan, Distrik Wolong, Kota Nanyang
Tempat lain di Northern and Southern Henan
Jigong Mountain Scenic Area
Xinyang terletak di bagian selatan Provinsi Henan dan terkenal dengan Kawasan Wisata Gunung Jigong yang rimbun. Gunung Jigong dinamai dari puncak utamanya yang menyerupai ayam jantan yang sedang mengembangkan sayapnya. Pemandangannya indah, suhu musim panas biasanya sekitar 23℃, menjadikannya tempat peristirahatan yang sejuk. Ungkapan “Qing fen Yu Chu, jin e San Jiang” (memisahkan Yu dan Chu, mengendalikan tiga sungai) menggambarkan kawasan ini. Lebih dari 200 vila yang tersebar di kawasan ini dibangun pada awal abad ke-20 oleh misionaris dan pedagang dari berbagai negara, dengan gaya yang beragam dan memikat.
¥60 · 0,5–1 hari
Seventy-Two Pools Scenic Area
Gunung adalah tulang dan air adalah darahnya; air mengalir mengikuti lereng gunung. Tujuh Puluh Dua Kolam mengalir tanpa henti sepanjang musim, dengan hampir seratus kolam batu berbeda bentuk, sungguh keajaiban alam. Tempat ini dijuluki “Sungai Batu Nomor Satu di China”.
¥55 · 2–3 jam
Baligou Scenic Area
Tutupan hutan kawasan ini mencapai 90%, dengan lebih dari 1.100 jenis tumbuhan. Di dalamnya terdapat tujuh lembah berbahaya dan 36 puncak aneh, sehingga setiap sudut terasa misterius dan unik. Kawasan ini memadukan intisari keindahan Pegunungan Taihang, menyatukan keindahan yang ajaib, terjal, megah, indah, dan tenang dalam satu lembah, dan sejak dahulu telah menjadi tujuan wisata terkenal.
¥160 (tiket + bus pulang-pergi) · 4–5 jam
Guoliang Village
Dijuluki “desa yang tergantung di tebing curam”, desa ini tampak menyatu dengan alam dan masih menyimpan suasana liar sejak zaman purba. Desa ini terkenal karena tebing curam yang spektakuler dan koridor tebing buatan manusia. Kawasannya meliputi Ngarai Tebing Besar, Koridor Tebing, dan Desa Film. Koridor Tebing sepanjang lebih dari 1.250 meter ini dipahat secara manual. Lebih dari 40 film dan serial televisi, di antaranya 《走出地平线》 dan 《举起手来》, pernah syuting di sini, sehingga Desa Guoliang dijuluki “Desa Film Pertama China”.
Sudah termasuk dalam tiket Kawasan Wisata Wanxian · 2–3 jam
Wanxian Mountain Scenic Area
Terdiri dari empat kawasan: Desa Guoliang, Nanping, Luojie Zhai, dan Gunung Zijing. Pemandangan utamanya meliputi Gua Guoliang, Desa Guoliang, Danau Surga (Tianchi), Ngarai Tebing Merah, Danau Surga, Cekungan Teratai, dan Gua Naga Putih.
¥107; sudah termasuk dalam tiket Kawasan Wisata Wanxian · 1–2 hari
Chinese Characters Museum
Museum ini memamerkan aksara Tionghoa yang berkesinambungan dalam sejarah bangsa Tionghoa, termasuk contoh aksara terpilih, serta menjelaskan ciri struktur dan proses evolusi aksara Tionghoa kuno. Koleksinya berjumlah 4.123 artefak, di antaranya 305 artefak kelas satu, mencakup tulisan tulang orakel, tulisan pada perunggu, bilah bambu dan kayu, serta naskah sutra. Tempat ini sangat cocok bagi mereka yang ingin memahami sejarah perkembangan aksara Tionghoa, sejarah kaligrafi, dan aksara etnis minoritas.
Gratis (perlu reservasi) · 2–3 jam