Shidao Chishan Mountain
Kawasan Wisata Chishan Shidao dinamai dari batu merahnya (shi hong). Gunung, laut, danau, dan pelabuhan menyatu di sini dengan pemandangan yang memukau. Chishan memiliki Chishan Fahua Temple,…
Shidao Chishan Mountain, Weihai
Fakta utama
- Tiket masuk
- ¥135
- Jam buka
- 7:30—17:00
- Waktu yang dibutuhkan
- 0,5–1 hari
- Cara menuju
- Kota Rongcheng memiliki jalur wisata khusus menuju kawasan ini, tarif ¥5
- Peringkat buku panduan
- 4 / 5
Dari China Self Guided Travel 2025, halaman 1395. Buka di Google Maps
Tentang Shidao Chishan Mountain
Kawasan Wisata Chishan Shidao dinamai dari batu merahnya (shi hong). Gunung, laut, danau, dan pelabuhan menyatu di sini dengan pemandangan yang memukau. Chishan memiliki Chishan Fahua Temple, kuil seribu tahun yang terkenal di Jiaodong dan menjadi tempat ziarah serta berdoa. Patung dewa laut terbesar di dunia, Chishan Daming Shen, dan dari platform pandang di bawah patung duduknya, pengunjung dapat melihat pemandangan pantai. Ada juga Lapangan Air Mancur Musik Dinamis Guanyin pertama di Tiongkok, Jilebosa Jie, tempat pengunjung dapat menikmati air mancur Guanyin yang indah.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa harga tiket Shidao Chishan Mountain?
Tiket masuk Shidao Chishan Mountain adalah ¥135, sesuai yang tercantum di buku panduan 2025. Harga bisa berubah; periksa saluran resmi sebelum berangkat.
Jam berapa Shidao Chishan Mountain buka?
Shidao Chishan Mountain buka 7:30—17:00.
Bagaimana cara menuju Shidao Chishan Mountain?
Kota Rongcheng memiliki jalur wisata khusus menuju kawasan ini, tarif ¥5
Berapa lama sebaiknya saya berada di Shidao Chishan Mountain?
Sediakan waktu 0,5–1 hari untuk Shidao Chishan Mountain.
Di mana Shidao Chishan Mountain?
Shidao Chishan Mountain terletak di Weihai, Shandong Province, di wilayah Tiongkok Timur China.
Tempat lain di Weihai
Rushan Silver Beach Resort
Pantai sepanjang 20 kilometer dengan kemiringan landai dan pasir halus yang lembut, putih bersih seperti perak, sehingga dinamai “Pantai Perak” (Yinzhan). Kawasan ini memiliki gunung, laut, pulau, karang, pantai, mata air, hutan, dan sungai yang lengkap, dengan keindahan alam dan budaya yang kaya. Di tepi laut terdapat lebih dari sepuluh hotel dan lebih dari 400 vila kelas menengah-atas untuk menginap, serta hidangan laut yang harganya terjangkau.
Gratis · 2 jam
Rongcheng Swan Lake
Habitat musim dingin angsa terbesar di Asia, surga bagi angsa liar dan tempat lahirnya para fotografer. Tinggal di rumah beratap jerami laut, duduk di depan pintu memandang angsa, menyaksikan mereka mengepakkan sayap dan terbang, sambil larut dalam kebebasan dan keindahan danau.
Gratis · 3–4 jam
International Bathing Beach
Pantai pemandian air laut alami, tempat yang ideal untuk berlibur dan beristirahat dari panas. Pantai ini juga dilengkapi taman hiburan, dunia air, serta wahana air seperti perahu cepat, kapal pesiar, dan perahu motor.
Gratis · 4 jam
Hailu Island
Pulau Hailu juga dikenal sebagai “Pulau Kucing Laut”. Pulau ini memiliki pemandangan yang indah dan terpisah dari daratan, tempat tak terhitung burung laut datang untuk beristirahat, bertelur, dan berkembang biak. Pulau ini juga merupakan kerajaan bunga, dengan hamparan hibiscus, buluh, dan pohon jujube liar. Burung putih, bunga merah, dan ombak laut berpadu menciptakan lukisan pulau yang indah.
¥120 · 1–1,5 jam

Liugong Island Scenic Area
Asal-usul Liugong Island memiliki legenda yang indah, tetapi legenda itu telah sepenuhnya tertutup oleh “Pertempuran Laut Jiawu” yang terjadi di sini. Keindahan alamnya pun meninggalkan bekas peperangan yang mendalam. “Pertempuran Laut Jiawu” tentu menjadi tema utama Liugong Island. Museum Pertempuran Laut Jiawu serta 28 situs peninggalan Perang Tiongkok-Jepang 1894, seperti benteng meriam belakang Gongsuo yang kini menjadi reruntuhan dan Benteng Qidingshan, menjadi isi utama kunjungan. Meriam raksasa armada Beiyang, dermaga besi armada Beiyang, dan benteng meriam kuno disimpan di Museum Perang Tiongkok-Jepang. Kantor Komando Armada Beiyang, pusat komando angkatan laut pada masa itu, juga berada di sini.
¥122 · 4–6 jam
Chengshantou (Cape Chengshan)
Chengshantou adalah tempat pertama di Tiongkok untuk menyaksikan matahari terbit di laut. Kaisar Qin Shi Huang menyebut tempat ini sebagai “ujung langit”. Berjarak 75 kilometer dari pusat Kota Weihai, sejak zaman dahulu tempat ini dikenal sebagai “tempat matahari terbit” dan dijuluki “Tanjung Harapan Tiongkok”. Deretan puncak hijau membentang, laut luas kebiruan, tebing yang menjulang kokoh, serta ombak besar dan percikan buih menciptakan pemandangan yang megah. Objek wisata utamanya meliputi Pulau Hailu, Kuil Shi Huang, Batu Berdiri Dinasti Qin, Panggung Pemujaan Matahari, sisa-sisa Jembatan Qin, Paviliun Memandang Laut, Paviliun Gelombang, Batu Penakluk Naga, dan kebun binatang liar. Berjalan-jalan di pantai sini juga pilihan yang bagus, dan beberapa tempat jarang dikunjungi wisatawan.
¥148; Pulau Hailu ¥120 · 3–4 jam