Leitai Han Tomb
Area ini baru-baru ini diperluas menjadi Taman Leitai. Luasnya tidak besar dan pemandangannya biasa saja, tetapi tempat ini terkenal karena di sinilah ditemukan “Kuda Menginjak Burung Walet” (马踏飞燕) b…

Leitai Han Tomb, Wuwei · G41rn8 · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Fakta utama
- Tiket masuk
- Taman Leitai gratis, tiket Makam Han Leitai ¥45
- Jam buka
- 09:00–17:00 (tutup setiap Senin)
- Waktu yang dibutuhkan
- 1–2 jam
- Cara menuju
- Dekat Persimpangan Leitai (halte bus)
- Peringkat buku panduan
- 3 / 5
Dari China Self Guided Travel 2025, halaman 734. Buka di Google Maps
Tentang Leitai Han Tomb
Area ini baru-baru ini diperluas menjadi Taman Leitai. Luasnya tidak besar dan pemandangannya biasa saja, tetapi tempat ini terkenal karena di sinilah ditemukan “Kuda Menginjak Burung Walet” (马踏飞燕) bersama 99 patung perunggu kereta dan kuda lainnya. Pengunjung dapat menelusuri jalan makam sedalam 20 meter dan melihat beberapa ruang makam di dalamnya. Selain replika kereta dan kuda serta pasukan seremonial, dinding-dindingnya juga dilapisi batu bata abu-abu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa harga tiket Leitai Han Tomb?
Tiket masuk Leitai Han Tomb adalah Taman Leitai gratis, tiket Makam Han Leitai ¥45, sesuai yang tercantum di buku panduan 2025. Harga bisa berubah; periksa saluran resmi sebelum berangkat.
Jam berapa Leitai Han Tomb buka?
Leitai Han Tomb buka 09:00–17:00 (tutup setiap Senin).
Bagaimana cara menuju Leitai Han Tomb?
Dekat Persimpangan Leitai (halte bus)
Berapa lama sebaiknya saya berada di Leitai Han Tomb?
Sediakan waktu 1–2 jam untuk Leitai Han Tomb.
Di mana Leitai Han Tomb?
Leitai Han Tomb terletak di Wuwei, Gansu Province, di wilayah Barat Laut China.
Tempat lain di Wuwei

Tianti Mountain Grottoes
Tianti Mountain Grottoes, juga dikenal sebagai Giant Buddha Temple (大佛寺), terletak di tebing selatan Gunung Dapo, Desa Dengshan, Kecamatan Zhonglu, sebelah selatan Kota Wuwei. Skalanya megah dan ukirannya sangat indah. Dibangun antara tahun 397 dan 439, gua ini disebut sebagai “leluhur gua batu Tiongkok”.
¥30 · 1 jam
Luoshi Temple Pagoda
Pagoda Luoshi Temple pertama kali dibangun pada masa Liang Akhir untuk mengenang biksu agung dari Wilayah Barat, Kumarajiva (鸠摩罗什). Riwayat hidup Kumarajiva penuh legenda; sepanjang hidupnya ia tak henti-hentinya menerjemahkan dan mengajarkan kitab suci. Setelah wafat, jenazahnya dikremasi dan yang tersisa hanyalah lidahnya, yang disebut “sarira lidah” (舌舍利). Pagoda Luoshi Temple merupakan tempat penyimpanan sarira lidah tersebut. Pagoda ini berbentuk segi delapan, memiliki dua belas lantai, dan tingginya 32 meter.
Gratis · 2–3 jam
Qilian Mountain Binggou River Scenic Area
Sungai Binggou merupakan keajaiban geografis yang unik di Pegunungan Qilian. Air yang mencair dari gletser mengalir dan membentuk sungai yang memukau ini. Nikmatilah hutan primitif dan padang rumput pegunungan, marmot yang gemuk dan menggemaskan, serta kambing dan sapi yang merumput dengan tenang, di tengah pemandangan yang indah bak lukisan.
¥120 · 2–4 jam
Wuwei Western Xia Museum
Museum Xia Barat Wuwei memamerkan benda-benda berharga dari Dinasti Xia Barat yang ditemukan di Liangzhou. Koleksi paling berharga adalah Prasasti Xia Barat, yang nama lengkapnya adalah “Prasasti Pembangunan Ulang Stupa Gantong di Kuil Huguo Liangzhou” (《凉州重修护国寺感通塔碑铭》). Ini adalah satu-satunya prasasti Xia Barat di Tiongkok yang masih utuh dan memuat tulisan dalam aksara Xia Barat dan Mandarin dalam jumlah terbanyak. Pada 1961, museum ini ditetapkan oleh Dewan Negara sebagai unit cagar budaya nasional kelompok pertama.
Gratis, kunjungan perlu reservasi · 1 jam