Buddha's Palm Sand Dunes
Gurun Pasir Telapak Buddha terletak di tepi utara Sungai Yarlung Tsangpo, di Desa Danniang, Kabupaten Milin. Namanya berasal dari bentuk gundukan pasir yang serupa dengan telapak tangan Buddha yang s…
Buddha's Palm Sand Dunes, Nyingchi
Fakta utama
- Tiket masuk
- Gratis
- Waktu yang dibutuhkan
- 1 jam
- Cara menuju
- Dapat dicapai dengan bus wisata atau kapal wisata
- Peringkat buku panduan
- 4 / 5
Dari China Self Guided Travel 2025, halaman 586. Buka di Google Maps
Tentang Buddha's Palm Sand Dunes
Gurun Pasir Telapak Buddha terletak di tepi utara Sungai Yarlung Tsangpo, di Desa Danniang, Kabupaten Milin. Namanya berasal dari bentuk gundukan pasir yang serupa dengan telapak tangan Buddha yang sedang menyatukan tangan dalam doa, dan bayangannya di permukaan sungai juga menyerupai hal tersebut. Terletak di area berangin kencang di bagian tengah dan hilir Sungai Yarlung Tsangpo, pasir sungai yang muncul saat musim kemarau terus-menerus diterbangkan angin kencang dari akhir musim gugur hingga akhir musim semi, lalu menumpuk dari tahun ke tahun, membentuk bentang alam yang unik ini. Di Kabupaten Milin, Sungai Yarlung Tsangpo memiliki gurun pasir yang luasnya hanya kedua setelah Gurun Pasir Naga Tidur (Wolong).
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa harga tiket Buddha's Palm Sand Dunes?
Tiket masuk Buddha's Palm Sand Dunes adalah Gratis, sesuai yang tercantum di buku panduan 2025. Harga bisa berubah; periksa saluran resmi sebelum berangkat.
Bagaimana cara menuju Buddha's Palm Sand Dunes?
Dapat dicapai dengan bus wisata atau kapal wisata
Berapa lama sebaiknya saya berada di Buddha's Palm Sand Dunes?
Sediakan waktu 1 jam untuk Buddha's Palm Sand Dunes.
Di mana Buddha's Palm Sand Dunes?
Buddha's Palm Sand Dunes terletak di Nyingchi, Tibet Autonomous Region, di wilayah Barat Daya China. Desa Danniang, Kabupaten Milin, Nyingchi
Tempat lain di Nyingchi

Niyang River Scenic Belt
Sungai Niyang adalah anak sungai terbesar di sisi utara Sungai Yarlung Tsangpo dan dijuluki “air mata sang dewi”. Penduduk setempat menyebutnya “sungai ibu” dengan penuh kasih. Air Sungai Niyang sangat indah, sewarna batu giok. Saat mengalir deras, airnya bergemuruh dan memercikkan buih putih. Saat tenang, airnya jernih dan berkilau, bagaikan batu giok yang menghiasi alam. Di tengah arus deras terdapat sebuah batu besar yang menjulang, memercikkan buih ke segala arah.

Basum Tso Lake
Basum Tso, yang juga dikenal sebagai Cuogao Hu, dalam bahasa Tibet berarti “Tiga Batu, Tiga Danau”. Danau ini merupakan danau suci yang terkenal sekaligus tempat ziarah bagi aliran Nyingma. Airnya sangat jernih hingga dasarnya terlihat. Pegunungan bersalju di sekelilingnya terpantul di permukaan air, sementara itik kuning, camar, dan bangau putih berenang tenang di atasnya. Sekitar 100 meter dari tepi danau terdapat sebuah pulau kecil bernama Pulau Zhaxi. Menurut legenda, pulau ini adalah “pulau berongga”, yang berarti tidak tersambung dengan dasar danau, melainkan mengapung di atas air. Di Pulau Zhaxi, bendera doa berkibar, dan Kuil Cuozong Gongba (yang berarti “kastil di tengah danau”) berdiri anggun. Kuil Buddha Tibet aliran Nyingma (Sekte Merah) ini telah memuja Padmasambhava selama 1.500 tahun. Konon, setiap tanggal 15 bulan keempat dalam kalender Tibet (sekitar 1 Juni), muncul garis putih panjang di dasar danau yang biru, tepat di garis tengahnya. Penduduk setempat percaya bahwa itu adalah khata (kain persembahan) putih raksasa yang dipersembahkan kepada Raja Gesar. Pada hari itu, penduduk setempat juga melakukan tradisi mengelilingi danau.
¥120 (Mei–Oktober); ¥60 (November–April) · 2~5 jam

Namcha Barwa
Puncak Namcha Barwa berada di titik pertemuan Himalaya dan Pegunungan Nyenchen Tanglha. Ini adalah puncak tertinggi di ujung timur Himalaya, dengan ketinggian 7.756 meter. Puncak utamanya menjulang tinggi ke awan, dan di kaki gunung terdapat banyak mata air panas serta vegetasi yang sangat lebat, menjadikannya tujuan ideal untuk petualangan pendakian dan wisata penyembuhan.
¥150 (tiket masuk + bus wisata) · 2~4 jam

Zangbu Badong Waterfalls
Air Terjun Badong Zangbu sebenarnya terdiri dari dua kelompok air terjun. Di dasar sungai yang berjarak 600 m, dua air terjun muncul berurutan, masing-masing setinggi 35 m dan 33 m. Kelompok air terjun ini bergemuruh dan sangat megah. Ia merupakan kelompok air terjun paling alami dan paling misterius di Tiongkok, dijuluki “pertapa di tengah ngarai besar” dan “air terjun terindah di Tiongkok”.
Gratis · 1–3 jam
Lulang Forest Sea
Lautan Hutan Lulang adalah jalur padang rumput pegunungan dataran tinggi yang khas dan memanjang. “Lautan hutan” ini terdiri dari semak belukar di lereng-lereng pegunungan hijau di kedua sisi, serta cemara dan pinus yang lebat. Pohonnya didominasi oleh pohon ek (qinggang), dan di tengahnya terbentang padang rumput yang rapi, dilintasi aliran sungai yang berliku. Selain itu, banyak burung hidup di kawasan ini. Padang Rumput Bunga Lulang di dalam kawasan ini memiliki pemandangan yang sangat indah. Setiap Mei dan Juni, berbagai bunga mekar dan membuat pengunjung betah berlama-lama. Selain menikmati padang rumput dan hutan, berkuda di padang penggembalaan juga pilihan yang menarik.
¥170; menara pandang ¥30 · 1–2 jam
Taohua Valley (Peach Blossom Valley)
Tempat ini termasuk dalam daftar “100 Titik Pemotretan Terindah” di Tibet versi National Geographic China. Udara hangat dan lembap dari Samudra Hindia bergerak melalui ngarai ke utara menuju dataran tinggi. Suhu yang sejuk dan curah hujan yang melimpah menciptakan bunga persik yang memesona. Mulai Maret, bunga persik mulai menghiasi alam Bomi, menutupi lereng bukit dan lembah sungai, membentuk lautan bunga yang semarak.
Gratis · 1–3 jam