Baisui Palace
Di dalam kuil ini disemayamkan jasad Biksu Wuxia dari era Ming. Karena ia hidup hingga 126 tahun sebelum wafat, kuil ini dinamai “Istana Seratus Tahun” (Baisui Palace).…
Baisui Palace, Jiuhua Mountain
Fakta utama
- Waktu yang dibutuhkan
- 2–3 jam
- Peringkat buku panduan
- 3 / 5
Dari China Self Guided Travel 2025, halaman 1307. Buka di Google Maps
Tentang Baisui Palace
Di dalam kuil ini disemayamkan jasad Biksu Wuxia dari era Ming. Karena ia hidup hingga 126 tahun sebelum wafat, kuil ini dinamai “Istana Seratus Tahun” (Baisui Palace). Istana Baisui adalah salah satu kuil yang wajib dikunjungi di Jiuhua Shan.
Tips dari buku panduan
- Bukit tempat Istana Baisui berdiri tidak terlalu tinggi; dari Jalan Jiuhua ke puncak sekitar 30 menit berjalan kaki. Anda juga bisa naik kereta gantung Istana Baisui, ¥55 sekali jalan dan ¥100 pulang-pergi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa lama sebaiknya saya berada di Baisui Palace?
Sediakan waktu 2–3 jam untuk Baisui Palace.
Di mana Baisui Palace?
Baisui Palace terletak di Jiuhua Mountain, Anhui Province, di wilayah Tiongkok Timur China.
Tempat lain di Jiuhua Mountain
Tiantai Scenic Area
Puncak Tiantai adalah puncak tertinggi di Jiuhua Shan. Di puncaknya terdapat Kuil Wanfo dan Paviliun Pengangkat Matahari (Pengrituting). Sepanjang jalan banyak kuil dan pemandangan indah, sehingga Tiantai dihormati sebagai yang utama di Jiuhua. Ada pepatah “Belum naik Tiantai, berarti belum datang”, sehingga siapa pun yang telah mendaki Jiuhua Shan ingin mencapai puncak Tiantai, untuk mewujudkan harapan memandang sejauh ribuan li dari ketinggian tertinggi.
Jiuhua Street Scenic Area
Jalan Jiuhua (九华街) dianggap sebagai miniatur “Kota Buddha Teratai” di Jiuhua Shan. Sebuah perumpamaan: Jiuhua Shan yang dikelilingi pegunungan di empat sisi ibarat patung Buddha besar dengan perut yang menonjol, dan Jalan Jiuhua adalah pusarnya. Kuil Qiyuan, Paviliun Huixiang (回香阁), Lonceng (Zhonglou), Istana Baisui, Kuil Huacheng (化城寺), Hutan Zhantan, Aula Chan Atas (上禅堂), Aula Jasad Suci (Roushen Baodian), dan Puncak Kecil (Xiaotiantai) adalah objek utama di Jalan Jiuhua. Keagungan dan kedalaman ajaran Buddha tersimpan di dalamnya.
1–2 jam
Shuangxi Temple
Di sini terdapat “Suara Mata Air Sembilan Putra” (Jiuzi Quansheng), salah satu dari sepuluh pemandangan kuno Jiuhua Shan. Selain itu, ada “Tinggal di Batu, Mengambil Air dari Jurang” oleh Jin Qiaojue, Raja Bumi generasi pertama, dan “Jasad yang Menampakkan Jejak” oleh Biksu Daxing, generasi ketiga. Keindahan alam dan budaya saling melengkapi, sungguh memukau.
1 jam
Zhantan Lin Temple
Dalam ajaran Buddha, cendana disebut “zhantan”, yang bermakna “bergembira” atau “memberi kesenangan”. Kuil ini didirikan pada masa Kangxi, dinasti Qing, dan terutama terdiri atas tiga aula utama: Aula Doa Agung (Dayuan Baodian), Aula Welas Asih Agung (Dabei Baodian), dan Aula Huayan (Huayan Baodian). Pagarnya memiliki gaya yang khas, dengan motif hiasan berbentuk naga.
Termasuk dalam tiket Kawasan Jiuhua Shan · 2 jam
Ganlu Temple Scenic Area
Ada tiga jalur untuk mendaki Jiuhua Shan, yaitu jalur timur, selatan, dan utara. Jalur utara adalah yang paling indah pemandangannya di Jiuhua Shan, dan juga yang paling banyak peninggalan sejarahnya. Kuil Ganlu (甘露寺) bersama Kuil Qiyuan, Istana Baisui, dan Kuil Dongya disebut sebagai “Empat Biara Besar Jiuhua”.
1 jam