# Sakya Monastery (萨迦寺)

Shigatse, Tibet Autonomous Region · Barat Daya, China · Peringkat buku panduan: 4/5
Canonical: https://cnatrip.com/id/places/sakya-monastery
Language: id

## Fakta utama

- **Tiket masuk:** ¥60
- **Jam buka:** 9：00—18：30
- **Waktu yang dibutuhkan:** 1–3 jam
- **Alamat:** Di atas Gunung Benpo, Kabupaten Sakya
- **Cara menuju:** Dari stasiun bus Shigatse, ada dua bus setiap hari menuju Sakya, ¥50 per orang.
- **Cocok untuk:** Kuil

## Tentang Sakya Monastery

Biara Sakya adalah biara pertama aliran Sakya dalam Buddhisme Tibet dan dijuluki “Dunhuang Kedua”. Arsitekturnya sangat unik: berdenah persegi dan dikelilingi tembok. Tembok setinggi 10 meter dengan menara benteng di keempat sudutnya, dan di luarnya terdapat parit buatan. Dinding luar dicat tiga warna, merah, hitam, dan putih, yang menjadi ciri khas biara aliran Sakya di Tibet.
Koleksi peninggalan di dalam biara sangat kaya, termasuk ribuan keping naskah daun lontar berbahasa Sanskerta berusia lebih dari seribu tahun yang konon disalin oleh para juru tulis dari seluruh Tibet atas prakarsa Phagpa, Raja Sakya, serta lukisan dinding yang dikerjakan dengan sangat teliti. Berbeda dengan Dunhuang yang kini menjadi peninggalan sejarah, Biara Sakya terus diwariskan dari generasi ke generasi dan tetap hidup.
Biara Sakya setiap tahun menggelar banyak upacara keagamaan, besar maupun kecil. Yang paling besar dan paling khas adalah Upacara Tarian Vajra Musim Panas yang digelar pada bulan ketujuh kalender Tibet, serta Upacara Tarian Vajra Musim Dingin yang dimulai pada hari ke-19 bulan kesebelas kalender Tibet.

---
Sumber: China Self-Guided Travel 2025 (《中国自助游》, Tianjin Science & Technology Press, Aug 2024), p. 557. Harga, jam buka, dan detail transportasi sesuai yang tercetak di edisi Agustus 2024 dan mungkin sudah berubah. Selalu konfirmasi dengan tempat terkait sebelum Anda bepergian.
Site: China Trip (https://cnatrip.com) — independent China travel guide in 13 languages.