# Changdao Island (长岛)

Yantai, Shandong Province · Tiongkok Timur, China · Peringkat buku panduan: 4/5
Canonical: https://cnatrip.com/id/places/changdao-island
Language: id

## Fakta utama

- **Tiket masuk:** Rute utara ¥80; rute selatan ¥80; seluruh rute ¥135
- **Jam buka:** 08:10-16:50 (1.11-31.12)
- **Waktu yang dibutuhkan:** 1～2 hari
- **Alamat:** Kawasan Wisata Changshan Selatan dan Utara, Kepulauan Changdao, No. 93 Jalan Haibin, Distrik Penglai, Kota Yantai
- **Cara menuju:** Dari Penglai ke Changdao sejauh 7 mil laut. Setiap hari pukul 06:00–18:00 ada 16–17 kapal yang berangkat ke Changdao, dengan perjalanan 40 menit. Jika ada ombak, jadwal dapat berubah sewaktu-waktu. Setiap hari pukul 06:00–18:00 juga ada 16–17 kapal yang kembali dari Changdao ke Penglai
- **Cocok untuk:** Fotografi, Alam

## Tentang Changdao Island

Langit biru, air jernih, sinar matahari, pantai, dan udara yang bersih. Di sini tersedia semua yang dibutuhkan untuk berwisata. Changdao termasuk wilayah Penglai, terdiri dari Lima Pulau Selatan (Beichangshan, Nanchangshan, Miaodao, Dahei Shan, Xiaohei Shan) dan Lima Pulau Utara (Tuoji Dao, Daqin Dao, Xiaoqin Dao, Nanhuangcheng, Beihuangcheng), dengan total 32 pulau.

## Tips dari buku panduan

- Makan, menginap, berwisata, dan transportasi di Changdao: 1. Changdao adalah kawasan di China yang paling sering memunculkan fatamorgana, terutama pada hari-hari setelah hujan di bulan Juli dan Agustus.
- 2. Di Changdao ada bus wisata khusus rute selatan dan utara. Bus umum ¥5 per halte, dan ¥40 untuk seluruh rute.
- 3. Untuk berkeliling Changdao, tujuan utamanya adalah Pulau Nanchangshan dan Pulau Beichangshan. Kedua pulau dihubungkan oleh bendungan laut, dengan panjang utara-selatan belasan kilometer. Objek wisatanya tersebar, sehingga berjalan kaki cukup merepotkan.
- 4. Tarif awal taksi di Changdao adalah ¥9. Dari Pelabuhan Changdao ke Jiuzhangya ¥17–24; ke Yueyawan ¥7–10; ke Wangfuai ¥10; ke Xianjingyuan ¥8–11; ke Fengshan ¥5–10. Jika hanya ingin pergi ke satu tempat, sopir biasanya kurang berminat dan akan menawarkan daftar paket rute gabungan. Jangan lupa menawar.
- 5. 'Rumah makan nelayan' (yujia le) di Changdao sangat khas: makan dan menginap di rumah nelayan, dan kegiatan di laut juga diatur oleh para nelayan. Desa-desa yang menyediakan layanan ini antara lain Dianzi, Liancheng, Heishizui, Wanggou, dan Hougou, masing-masing dengan ciri khasnya. Sarapan biasanya bubur, sayur asin, telur, roti kukus, dan ubi jalar; makan siang berupa nasi dengan dua tumisan yang sedikit berdaging; makan malam biasanya hidangan laut. Jika ingin makan sepuas hati, Anda bisa membeli hasil laut sendiri di dermaga dan meminta tuan rumah untuk memasaknya. Changdao terkenal dengan cumi-cumi dan ikan hitam. Ikan tenggiri (bayu) hanya ditangkap pada musim semi dan musim gugur; Juli–September adalah masa larangan menangkap ikan, jadi jika berkunjung di musim panas, hanya tersedia tenggiri beku. Cara makannya, pangsit isi ikan dengan kucai, rasanya sangat enak. Camilan laut khas rumah nelayan antara lain pangsit isi ikan, bakpao ikan, mi ikan segar, sup kental ikan, nasi ikan, lontong isi rumput laut, sup rumput laut, dan saus sea hare (haitu).

---
Sumber: China Self-Guided Travel 2025 (《中国自助游》, Tianjin Science & Technology Press, Aug 2024), p. 1378. Harga, jam buka, dan detail transportasi sesuai yang tercetak di edisi Agustus 2024 dan mungkin sudah berubah. Selalu konfirmasi dengan tempat terkait sebelum Anda bepergian.
Site: China Trip (https://cnatrip.com) — independent China travel guide in 13 languages.